Agribisnis Unggas UMM Kunjungi SMK Bhakti Mulia Pare dalam Upaya Pererat Hubungan Pendidikan
Pare, 28 Januari 2026 — Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kunjungan ke SMK Bhakti Mulia Pare pada Selasa (28/1). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi, Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P., bersama dua dosen Agribisnis Unggas, yakni Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. dan Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, rombongan Prodi Agribisnis Unggas UMM berdiskusi serta berbagi informasi mengenai perkembangan pendidikan vokasi, khususnya di bidang agribisnis unggas dan peluang pengembangan kompetensi di sektor perunggasan. Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P., menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik antar lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif bagi penguatan ekosistem pendidikan, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia industri. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan serta membuka ruang komunikasi yang berkelanjutan antara Agribisnis Unggas UMM dan SMK Bhakti Mulia Pare di masa mendatang.
Agribisnis Unggas UMM Lakukan Kunjungan Edukatif ke SMAN 2 Pare
Pare, 28 Januari 2026 — Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kunjungan ke SMAN 2 Pare pada Selasa (28/1). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi, Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P., bersama dua dosen Agribisnis Unggas, Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. dan Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. Kunjungan tersebut menjadi momen untuk memperkuat komunikasi dan menjalin hubungan yang harmonis antara perguruan tinggi dan sekolah menengah atas. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan, rombongan Agribisnis Unggas UMM berbagi informasi mengenai pendidikan vokasi, prospek studi di bidang agribisnis unggas, serta gambaran perkembangan industri perunggasan yang terus bertumbuh. Bapak Wahid Muhammad Shodiq menyampaikan bahwa interaksi langsung dengan pihak sekolah merupakan langkah positif dalam membangun pemahaman bersama tentang pentingnya pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Ia juga menekankan bahwa generasi muda perlu mendapatkan wawasan yang luas terkait pilihan studi dan peluang karier di masa depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Agribisnis Unggas UMM dan SMAN 2 Pare dapat terus terjaga, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Prodi Agribsinis Unggas UMM Ajak Siswa SMAN 1 Pare Kenali Arah Studi dan Karier di Bidang Agribisnis Unggas
Pare – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan tinggi di SMAN 1 Pare pada Selasa, 28 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan dunia keilmuan agribisnis unggas sekaligus pembekalan awal bagi siswa dalam merencanakan studi lanjutan setelah lulus sekolah menengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM, Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P. bersama Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt., serta Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. Tim dosen hadir untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai pendidikan vokasi, karakter pembelajaran terapan, serta relevansi agribisnis unggas dengan kebutuhan industri pangan nasional. Dalam penyampaiannya, Bapak Wahid Muhammad Shodiq menjelaskan bahwa sektor agribisnis unggas memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan wawasan industri. Pendidikan vokasi, menurutnya, menjadi salah satu jalur yang mampu menjawab kebutuhan tersebut. Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. menambahkan bahwa peluang pengembangan karier di bidang agribisnis unggas sangat terbuka luas, baik pada sektor budidaya, pengolahan hasil, manajemen usaha, maupun kewirausahaan. Ia mendorong para siswa untuk mulai mengenali minat dan potensi diri agar dapat menentukan arah pendidikan dan profesi secara lebih terencana. Sementara itu, Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. menyampaikan pentingnya kesiapan akademik dan mental dalam memasuki dunia perkuliahan. Ia menekankan bahwa keberhasilan studi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh sikap disiplin, kemandirian belajar, dan kemauan untuk terus berkembang. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa SMAN 1 Pare tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar dunia perkuliahan, bidang agribisnis unggas, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan. Melalui kegiatan ini, Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM berharap dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi siswa SMAN 1 Pare dalam mempersiapkan langkah pendidikan selanjutnya, sekaligus menumbuhkan ketertarikan terhadap agribisnis unggas sebagai bidang studi yang prospektif dan relevan dengan kebutuhan bangsa.
Edukasi Agribisnis Unggas UMM Dorong Literasi Vokasi Perunggasan di SMA Muhammadiyah 1 Pare
Pare – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas kembali memperluas peran edukatifnya dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan agribisnis unggas di SMA Muhammadiyah 1 Pare, Selasa, 28 Januari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan pendidikan vokasi serta penguatan literasi siswa terhadap sektor perunggasan sebagai bidang strategis nasional. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM, Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P. didampingi oleh Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. dan Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. Tim dosen UMM memberikan pemaparan komprehensif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa sekolah menengah. Dalam penyampaiannya, Bapak Wahid Muhammad Shodiq S.P., M.P. menekankan bahwa pendidikan vokasi agribisnis unggas dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri. Menurutnya, penguasaan keterampilan terapan, pemahaman rantai bisnis perunggasan, serta kemampuan adaptasi terhadap teknologi menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan sektor pangan di masa depan. Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. menambahkan bahwa sektor perunggasan memiliki ruang pengembangan yang luas, tidak hanya pada aspek budidaya, tetapi juga pada pengolahan hasil, manajemen usaha, hingga kewirausahaan berbasis peternakan. Ia mendorong siswa untuk mulai mengenali potensi diri dan peluang karier sejak dini melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Sementara itu, Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. mengajak siswa untuk memiliki perencanaan pendidikan yang matang dengan memahami karakter pembelajaran di perguruan tinggi. Ia juga menyoroti pentingnya soft skills, kemandirian belajar, dan kesiapan mental sebagai bagian dari proses transisi dari sekolah menengah ke dunia akademik. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif melalui diskusi dua arah dan sesi tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, mulai dari gambaran dunia perkuliahan hingga peluang pengembangan diri di bidang agribisnis unggas. Melalui kegiatan ini, Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM berharap dapat menumbuhkan kesadaran siswa SMA Muhammadiyah 1 Pare terhadap pentingnya pendidikan vokasi serta membuka cakrawala baru mengenai peran strategis agribisnis unggas dalam mendukung pembangunan sektor pangan dan ekonomi nasional.
Agribisnis Unggas UMM Kenalkan Pendidikan Vokasi Perunggasan di SMAN 1 Kandangan
Kandangan – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di SMAN 1 Kandangan pada Selasa, 28 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program studi serta membuka wawasan siswa mengenai peluang studi dan prospek karier di bidang agribisnis perunggasan. Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM, Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P. bersama Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt., serta Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. Kehadiran tim dosen ini disambut antusias oleh para siswa SMAN 1 Kandangan yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Dalam pemaparannya, Bapak Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P. menjelaskan secara umum mengenai Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM, mulai dari karakteristik pendidikan vokasi, kurikulum berbasis praktik industri, hingga keunggulan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing. Ia menekankan bahwa sektor perunggasan merupakan salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional dengan peluang kerja dan wirausaha yang sangat luas. Sementara itu, Bapak Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. menyampaikan gambaran prospek karier lulusan agribisnis unggas, baik di bidang industri perunggasan, wirausaha, maupun sektor pendukung lainnya. Ia juga memotivasi siswa untuk tidak ragu memilih pendidikan vokasi sebagai jalur strategis dalam menyiapkan masa depan yang kompetitif. Materi sosialisasi dilengkapi oleh Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. yang menjelaskan mekanisme dan jalur Penerimaan Mahasiswa Baru UMM, termasuk tahapan pendaftaran, sistem seleksi, serta berbagai fasilitas dan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan mahasiswa. Kegiatan sosialisasi PMB ini berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa dan tim dosen. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait perkuliahan, peluang beasiswa, hingga kehidupan kampus di Universitas Muhammadiyah Malang. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM berharap dapat memberikan informasi yang komprehensif kepada siswa SMAN 1 Kandangan, sekaligus mendorong minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang agribisnis unggas sebagai sektor strategis masa depan.
Prospek Agribisnis Perunggasan Indonesia 2026 Jadi Sorotan Kuliah Tamu Nasional Agribisnis Unggas UMM
Malang – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Kuliah Tamu Nasional Perunggasan dengan mengangkat tema “Prospek Agribisnis Perunggasan Indonesia Tahun 2026: Peluang dan Strategi Industri”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Meeting Room My Dormy Hostel UMM. Kuliah tamu nasional ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi, antara lain Agribisnis, Agribisnis Unggas, dan Peternakan. Kegiatan tersebut menjadi wadah akademik untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan terkini serta arah strategis industri perunggasan nasional. Dalam kegiatan ini, hadir dua narasumber yang merupakan praktisi dan pakar di bidang perunggasan. Narasumber pertama, Drh. Suyud S. Ilyaz selaku Ketua ASOHI Jawa Timur, memaparkan kondisi aktual industri perunggasan Indonesia, termasuk tantangan global, peluang pasar domestik, serta peran strategis sektor perunggasan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika industri menuju tahun 2026. Narasumber kedua, Drh. Bambang Rudianto selaku Konsultan Bisnis Broiler dan Layer, menyampaikan materi terkait strategi pengelolaan usaha perunggasan yang berkelanjutan. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya efisiensi produksi, penerapan teknologi, manajemen risiko usaha, serta kemampuan adaptasi terhadap fluktuasi pasar sebagai kunci keberhasilan bisnis broiler dan layer di masa mendatang. Kegiatan kuliah tamu ini dipandu oleh Ibu Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. sebagai moderator. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prospek agribisnis perunggasan Indonesia, sekaligus mampu mempersiapkan diri sebagai sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan industri perunggasan nasional pada masa mendatang. Kuliah Tamu Nasional Perunggasan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktisi serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri.
Kembangkan Sekolah Bisnis Perunggasan, UMM Perbarui Kurikulum dan Nomenklatur Agribisnis Unggas
Malang, Dalam upaya menjawab kebutuhan pasar tenaga terampil di sektor industri unggas nasional, Program Studi Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mulai melakukan modernisasi kurikulum dan nomenklatur prodi. Langkah ini disiapkan untuk mempertegas peran UMM sebagai pusat pengembangan ilmu bisnis dan industri perunggasan di Indonesia. Rektor UMM mendukung penuh penguatan arah kurikulum yang lebih taktis, aplikatif, dan sesuai kebutuhan industri. “UMM mendorong semua program studi agar reaktif terhadap perubahan teknologi dan pasar. Agribisnis Unggas adalah salah satu sektor yang strategis dan UMM komit memperkuatnya,” terang Rafwan, dosen Agribisnis Unggas UMM. Pembaruan ini juga mencakup integrasi kompetensi digital seperti business analytics, cold chain management, digital poultry supply chain, dan digital marketing untuk mendukung transformasi sektor unggas yang kini tidak lagi hanya berbasis produksi. Bersamaan dengan itu, UMM juga mengkaji penggunaan nomenklatur baru yang lebih komunikatif dan mudah dipahami publik untuk meningkatkan awareness nasional. Pendidikan vokasi sektor perunggasan telah terbukti menyerap tenaga kerja secara luas mulai dari industri feedmill, breeder, broiler farm, processing, hingga retail protein unggas. Calon mahasiswa dari berbagai daerah kini dapat melihat pilihan studi vokasi yang lebih spesifik dan terukur. Melalui langkah ini, UMM menegaskan diri sebagai salah satu kampus dengan portofolio perunggasan yang paling lengkap di Pulau Jawa.
UMM Perkuat Ekosistem Pembelajaran Perunggasan, Siapkan SDM Bisnis Industri Unggas Kelas Nasional
Malang , Program Studi Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi memperkuat arah visi dan misi kelembagaannya dengan melakukan pembaruan kurikulum, nomenklatur program studi yang lebih relevan dengan arah industri, serta penguatan link and match dengan pelaku bisnis perunggasan nasional. Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia pada sektor industri perunggasan yang kian bertumbuh pesat di Indonesia. “Kami melihat bahwa industri unggas bukan hanya soal produksi, tetapi juga manajemen rantai pasok, teknologi digital, logistik protein, dan pemasaran modern. Karena itu, kurikulum kami diperbarui agar mahasiswa benar-benar siap masuk ke industri,” ujar Ketua program studi, Wahid Muhammad Shodiq, di Kampus UMM. Pembaruan nomenklatur program studi dilakukan untuk mencerminkan positioning baru sebagai sekolah bisnis perunggasan. Selain itu, UMM juga memperkenalkan wacana nama modern yang lebih adaptif dengan arah poultry business, supply chain, dan digital farming. Indonesia saat ini tercatat sebagai salah satu produsen ayam terbesar di ASEAN dan terus mengalami pertumbuhan pada sektor hilir, distribusi dingin (cold chain), hingga pasar retail modern. Kebutuhan akan tenaga ahli vokasi di bidang bisnis industri perunggasan diproyeksikan meningkat sejalan dengan transformasi teknologi digital dan persaingan global. Dengan pembaruan ini, UMM menargetkan calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang berminat menekuni poultry business and industry secara profesional. “Harapan kami, para calon pembelajar dapat menjadikan UMM sebagai rujukan utama kampus bisnis perunggasan nasional,” lanjut Wahid.
UMM Hadirkan Sekolah Bisnis Perunggasan Masa Depan, Siapkan Talenta Industri Unggas Digital
Malang, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasional di Indonesia. Melalui Program Studi Agribisnis Unggas, UMM tengah melakukan modernisasi kurikulum dan penyegaran brand akademik untuk menjawab kebutuhan industri unggas di era digital. Langkah ini sekaligus menjadi upaya menyapa pasar masa depan generasi pembelajar baru yang ingin masuk ke dunia bisnis unggas yang semakin modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan industri unggas tercepat di Asia. Transformasi digital di sektor peternakan presisi (precision farming), pengolahan protein, logistik dingin (cold chain), distribusi daring, hingga pemasaran digital membuka peluang baru bagi talenta muda yang ingin berkarier di sektor pangan dan protein hewani. Di sinilah UMM menyiapkan diri untuk menjadi pusat pengembangan talenta unggas masa depan. “Generasi baru membutuhkan ruang belajar yang tidak hanya bicara kandang dan produksi, tetapi juga bisnis, supply chain, data, dan inovasi. Itulah arah penguatan yang sedang kami lakukan,” ujar Festy Putri, Dosen Program Agribisnis Unggas UMM. Melalui pembaruan kurikulum, mahasiswa nantinya tidak hanya mempelajari produksi unggas, tetapi juga akan dibekali kompetensi digital seperti: digital poultry business, cold chain logistics, poultry data analytics, supply chain management, digital branding & marketing protein, serta kewirausahaan unggas berbasis teknologi. Pihak kampus juga tengah mengkaji nomenklatur baru yang lebih komunikatif dan visioner agar publik mudah memahami positioning program ini sebagai “Sekolah Bisnis Perunggasan Masa Depan”. Dengan konsep tersebut, calon mahasiswa dari seluruh Indonesia dapat melihat peluang karier yang lebih luas: mulai dari industri pakan, breeding, broiler production, processing, retail protein, hingga startup pangan berbasis unggas. “Target kami jelas: mencetak poultry business leaders yang tidak hanya ikut industri, tetapi memimpin perubahan industri unggas nasional,” tambah Festy. Kehadiran program ini sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan pasar tenaga kerja yang mulai bergeser dari produksi konvensional menuju ekosistem industri berbasis data. Perusahaan-perusahaan pangan ternama kini membutuhkan talenta yang memahami manajemen, bisnis, teknologi, kualitas pangan, serta pemasaran digital secara bersamaan. Bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang pangan, teknologi, dan bisnis, pembaruan brand akademik ini menjadi sinyal kuat bahwa pintu masa depan industri unggas tengah dibuka lebar oleh UMM. Pendidikan vokasional bukan lagi sekadar ruang praktik, tetapi transformasi menuju pusat inovasi industri protein unggas.
Perkuat Pembelajaran Praktis, Mahasiswa D4 Agribisnis Unggas UMM Ikuti Kuliah Lapang di Salah Satu Tempat Pemotongan Ayam Karangploso
KEGIATAN KULIAH LAPANG MAHASISWA Malang, 20 Desember 2025 – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik, Program Studi telah melaksanakan kegiatan Kuliah Lapang Mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan pengalaman lapangan secara langsung kepada mahasiswa. Kegiatan Kuliah Lapang ini dilaksanakan di Tempat Pemotongan Ayam (TPA) Karangploso, Kabupaten Malang, dengan pendampingan dosen pengampu mata kuliah, Dr. Hardi, S.ST., S.Pt., MM. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh mahasiswa dengan tertib, aktif, dan penuh antusias. Pelaksanaan kuliah lapang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman nyata kepada mahasiswa mengenai proses pemotongan ayam yang sesuai dengan standar kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait alur produksi, manajemen operasional, serta penerapan standar mutu dalam industri perunggasan. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung dari pihak pengelola Tempat Pemotongan Ayam terkait tahapan proses pemotongan ayam, penanganan karkas, hingga sistem distribusi produk. Mahasiswa juga melakukan pengamatan langsung di area produksi serta mengikuti diskusi interaktif yang dipandu oleh dosen pendamping guna mengaitkan materi perkuliahan dengan praktik di lapangan. Dr. Hardi, S.ST., S.Pt., MM menyampaikan bahwa “Kegiatan kuliah lapang ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami implementasi standar operasional di industri perunggasan secara langsung, sehingga mampu menjembatani teori akademik dengan praktik di dunia kerja.” Secara keseluruhan, kegiatan Kuliah Lapang Mahasiswa ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mahasiswa terhadap praktik industri perunggasan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan di dunia kerja serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara optimal.