Build the Future: Workshop Vokasi Bahas Skill Abad 21

Malang, 16 Juni 2025 – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan workshop bertajuk“Build the Future: Skill Abad 21”. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa vokasi dengan keterampilan dan pola pikir yang relevan untuk menghadapi tantangan era digital dan industri 4.0. Workshop ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta praktisi industri yang berbagi wawasan mengenai kompetensi esensial abad ke-21, seperti critical thinking, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, literasi digital, dan kemampuan adaptasi. Diskusi interaktif serta studi kasus nyata menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, agar materi yang disampaikan dapat langsung dipahami dalam konteks dunia kerja. Kaprodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM, M. Zul Wazwan, S.P., M.Sc., menjelaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah proaktif dalam menyiapkan lulusan vokasi yang kompeten dan berdaya saing. “Mahasiswa perlu dibekali bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga soft skills dan kemampuan berpikir kritis agar siap menghadapi dinamika industri yang berubah cepat,” ungkapnya. Workshop ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyadari pentingnya lifelong learning sebagai kunci keberhasilan karier di masa depan. Para peserta diharapkan dapat mengintegrasikan wawasan dan keterampilan abad 21 ke dalam proses belajar dan praktik di lapangan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya lulusan vokasi yang inovatif, tangguh, dan siap membangun masa depan industri agribisnis unggas yang lebih maju dan berkelanjutan.
Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASOHI

Surabaya, 3 Juli 2025 – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) sebagai langkah penguatan sinergi antara pendidikan vokasi dengan dunia industri peternakan dan kesehatan hewan. Penjajakan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan seminar bertema “Sertifikasi Formulasi Pakan Ayam Petelur dan pedaging” yang difasilitasi oleh PT. Malindo Feedmill Tbk bekerja sama dengan ASOHI. Melalui forum ini, dosen dan perwakilan program studi UMM berkesempatan berdiskusi langsung dengan pengurus ASOHI mengenai peluang kolaborasi dalam peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan mahasiswa. Dosen Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperkuat link and match antara kurikulum pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI). “Dengan menggandeng ASOHI, kami ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program magang, pelatihan teknis, kuliah praktisi, hingga penelitian terapan di bidang kesehatan hewan dan biosekuriti,” ungkap Rafwan. ASOHI menyambut baik inisiatif kerja sama ini, mengingat pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan industri obat hewan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi. Beberapa rencana kolaborasi yang mulai dibahas meliputi pelibatan mahasiswa dalam event industri, pelatihan bersertifikat, serta program penyuluhan di lapangan. Dosen pendamping lainnya, Aris Karma Andhika, S.Pt., M.Pt., menambahkan bahwa langkah ini akan memberikan manfaat besar dalam membentuk lulusan vokasi yang siap kerja, adaptif terhadap tantangan lapangan, dan memiliki jaringan profesional sejak dini. Langkah awal penjajakan ini diharapkan akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU) resmi antara UMM dan ASOHI, sebagai dasar untuk menjalankan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan dan berdampak nyata.
Mahasiswa Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM Kunjungi Indo Livestock 2025 di Surabaya

Surabaya, 3 Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas melaksanakan kunjungan edukatif ke ajang bergengsi Indo Livestock Expo & Forum 2025 yang digelar di Grand City Convex, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran luar kampus yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai perkembangan terbaru di industri peternakan, khususnya sektor unggas. Kegiatan kunjungan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dan didampingi oleh dua dosen pembimbing, yaitu Aris Karma Andhika, S.Pt., M.P.Pt dan Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami lebih dekat dunia industri melalui interaksi langsung dengan para pelaku usaha dan teknologi peternakan modern. Mahasiswa mengunjungi berbagai stan pameran yang menampilkan produk dan inovasi terbaru di bidang pakan ternak, obat hewan, sistem kandang closed house, hingga teknologi digital untuk manajemen peternakan. Selain itu, mereka juga berpartisipasi dalam seminar dan diskusi panel yang membahas isu strategis seperti keberlanjutan produksi, biosekuriti, dan efisiensi manajemen agribisnis unggas. Salah satu mahasiswa peserta, Mabda Tamara, menyampaikan kesannya, “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami bisa belajar langsung dari para profesional dan melihat bagaimana teknologi diterapkan secara nyata di industri.” Sementara itu, Faris Hidayatulloh, mahasiswa lainnya, menambahkan, “Kunjungan ini sangat memotivasi saya untuk terus mengembangkan diri dan memahami lebih dalam bagaimana dunia usaha unggas bekerja secara profesional.” Dosen pendamping, Aris Karma Andhika, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai media observasi, tetapi juga menjadi sarana membangun koneksi industri, “Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap secara teori, tetapi juga memahami dinamika industri secara langsung.” Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, kunjungan ke Indo Livestock ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kesiapan mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia kerja dan wirausaha di bidang agribisnis unggas.
Mahasiswa Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Ikuti Seminar Formulasi Pakan Ayam Petelur Berbasis Solver Excel oleh PT. Malindo Feedmill Tbk melalui ASOHI

Surabaya, 3 Juli 2025 – Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas mengikuti seminar bertema “Penyusunan Formulasi Pakan Ayam Petelur Berbasis Fungsi Solver Microsoft Excel” yang diselenggarakan oleh PT. Malindo Feedmill Tbk bekerja sama dengan ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam bidang nutrisi unggas dan manajemen pakan berbasis digital. Melalui seminar ini, mahasiswa dilatih untuk menyusun formulasi pakan ayam petelur secara efisien menggunakan fitur Solver di Microsoft Excel, yang umum digunakan dalam industri pakan ternak untuk mengoptimalkan komposisi ransum berdasarkan kebutuhan nutrisi dan efisiensi biaya. Dalam kegiatan tersebut, tim ahli dari PT. Malindo Feedmill Tbk memberikan materi dan praktik langsung tentang dasar-dasar formulasi pakan, pemilihan bahan baku, serta teknik optimasi formulasi dengan pendekatan numerik. Mahasiswa diajak memahami proses pengambilan keputusan berbasis data dalam merancang ransum yang sesuai standar industri. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan peternak, didampingi oleh dosen pembimbing Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt dan Aris Karma Andhika, S.Pt., M.Pt. Mereka menyambut baik pelatihan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara dunia pendidikan tinggi vokasi dengan dunia industri. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terlibat dalam praktik yang digunakan oleh perusahaan pakan berskala nasional. Ini akan menjadi bekal penting untuk kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ujar Aris Karma Andhika. Dengan mengikuti seminar ini, mahasiswa diharapkan mampu menguasai keterampilan penyusunan formulasi pakan secara profesional, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki pemahaman mendalam mengenai praktik industri pakan ternak modern.
Transfer Ilmu Lapangan: Praktisi Agribisnis Unggas Isi Kuliah di Kampus

Malang – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar kegiatan Kuliah Praktisi sebagai bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Pada Senin, 30 Juni 2025, kegiatan ini menghadirkan Moch. A. Afandi Suprayitno, S.P., M.Si., Direktur PT. Tangguh Fiad Perkasa, sebagai narasumber utama dalam kuliah bertajuk “Membangun Bisnis Unggas Terintegrasi: Strategi Agribisnis dari Hulu hingga Hilir.” Kegiatan yang berlangsung di Ruang 409, GKB 4 UMM ini dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa Sarjana Terapan Agribisnis Unggas. Kuliah ini bertujuan memberikan pemahaman langsung dari praktisi mengenai bagaimana membangun dan mengelola bisnis unggas secara terintegrasi, mulai dari aspek produksi di hulu hingga pemasaran di hilir. Dalam paparannya, Moch. A. Afandi Suprayitno membagikan pengalaman dan strategi bisnis yang telah diterapkan di perusahaannya, termasuk tantangan, inovasi, dan pentingnya integrasi antar sektor dalam industri unggas. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman profesionalnya, kehadiran beliau memberikan perspektif yang kaya dan aplikatif bagi mahasiswa. Kegiatan ini sejalan dengan misi Program Studi D4 Agribisnis Unggas UMM dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki pemahaman komprehensif terhadap dunia industri. Melalui kegiatan kuliah praktisi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori dari ruang kelas, tetapi juga wawasan langsung dari pelaku industri. Antusiasme peserta tampak dari interaksi aktif selama sesi diskusi. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali lebih dalam mengenai praktik agribisnis modern, peluang usaha, dan sinergi antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. Program Studi D4 Agribisnis Unggas UMM terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan agar lulusannya mampu bersaing di dunia kerja maupun sebagai wirausaha di sektor peternakan unggas.
KUNJUNGAN DOSEN D4 AGRIBISNIS UNGGAS UMM KE POLBANGTAN MALANG PERERAT KERJA SAMA ANTAR INSTITUSI

Malang, 16 Mei 2025 — Dalam upaya mempererat jejaring akademik dan kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi vokasi, dosen Program Studi D4 Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan ke Program Studi Agribisnis Peternakan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, pada hari Jumat, 16 Mei 2025. Kunjungan ini diterima secara langsung oleh Ketua Program Studi Agribisnis Peternakan Polbangtan Malang, Dr. Dewi Ratih Ayu Daning, S.Pt., M.Sc., di ruang pertemuan utama kampus. Dalam sambutannya, Dr. Dewi Ratih menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh tim dosen dari UMM, serta harapan agar silaturahmi ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kurikulum, pertukaran dosen, dan pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Perwakilan dosen UMM menyampaikan tujuan kunjungan ini adalah untuk menjajaki potensi sinergi dalam bidang pengembangan agribisnis unggas, baik dalam konteks pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, diskusi juga mencakup peluang kolaborasi dalam pengelolaan Teaching Farm, pengembangan unit bisnis peternakan, serta pelatihan kewirausahaan berbasis hasil peternakan. Pertemuan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata sebagai simbol kerja sama. Kedua belah pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil diskusi dalam bentuk nota kesepahaman di waktu mendatang. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi peternakan di Indonesia melalui kolaborasi strategis antar perguruan tinggi. Let’s join us! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM https://online.umm.ac.id https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id
Kunjungan Edukatif SMAN 1 Lawang ke Universitas Muhammadiyah Malang

Malang – Sebanyak 75 siswa dan 5 guru dari SMAN 1 Lawang melakukan kunjungan edukatif ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada [13/1/2015]. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan memperkenalkan siswa dengan lingkungan perguruan tinggi khususnya Fakultas Vokasi UMM. Kegiatan kunjungan dimulai dengan sambutan dari Eka kadharpa utama dewayani, S.E., M.M Koordinator Bagian Pengembangan Kemahasiswaan, Alumni Dan Kewirausahaan, yang menyambut hangat rombongan dari SMAN 1 Lawang. Selanjutnya, siswa dan guru diajak untuk mengikuti sesi orientasi dan pengenalan fasilitas kampus UMM. Sesi orientasi tersebut dipimpin oleh tim Humas Vokasi dan membahas tentang sejarah, visi, dan misi UMM, serta berbagai program akademik dan non-akademik yang ditawarkan di Vokasi. Selanjutnya pengenalan Prodi yaitu D4 Agribisnis Unggas, D4 Perbankan dan Keuangan D4 Bisnis Properti, D3 Teknologi Elektronika, dan D3 Keperawatan. Siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan mahasiswa dan dosen UMM. Sesi orientasi Prodi Agribisnis Unggas diwakili oleh Aris Karma Andhika, S.Pt., M.Pt yang memberikan pengenalan program akademik dan non-akademik. Tambahan, “Kami juga berharap bahwa kunjungan ini dapat memberikan inspirasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan menjadi bagian dari UMM,” ujarnya. Setelah sesi orientasi, rombongan SMAN 1 Lawang diajak untuk mengunjungi beberapa fasilitas kampus UMM, seperti Gedung Perkuliahan, Kantor TEFA Prodi, Gedung Olahraga. Siswa terlihat sangat antusias dan bersemangat saat mengunjungi fasilitas-fasilitas tersebut. Dengan demikian, kunjungan edukatif SMAN 1 Lawang ke Universitas Muhammadiyah Malang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan memperkenalkan siswa dengan lingkungan perguruan tinggi. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id
Optimisme Industri Perunggasan di Tahun Politik

Industri perunggasan pada 2024 cukup optimis, karena target pertumbuhan ekonomi nasional di 2023 sudah tercapai. Sementara di 2024 proyeksi pertumbuhan ekonomi akan naik di angka 5,2% Unggas merupakan komoditas pangan bernilai ekonomi strategis, di mana daging ayam dan telur adalah protein hewani yang harganya lebih terjangkau oleh masyarakat dibandingkan daging sapi. Namun dibalik potensi besar komoditas unggas ini, ternyata masih ada masalah pada sektor hulu dan hilir peternak, terutama peternak mandiri. Dinamika sapronak (sarana produksi peternakan) seperti DOC (ayam umur sehari) dan langkanya bahan pakan seperti jagung yang persentasenya mencapai 50 %, membuat HPP (Harga Pokok Produksi) membengkak, belum lagi harga LB (live bird/ayam hidup) broiler (ayam pedaging) yang fluktuatif. Seperti diutarakan Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Sekjen GOPAN), Sugeng Wahyudi mengatakan kondisi perunggasan saat ini tidak menggembirakan, dalam arti peternak itu dalam kondisi merugi sebab HPP di atas harga pasar. Dari situ dapat ditelusuri penyebabnya, yakni input seperti pakan ayam. Menurut Sugeng, pakan menjadi sapronak yang berbiaya tinggi. “Kemudian tata niaga di perunggasan ini juga belum ada keberpihakan kepada peternak. Dalam artian, pelaku itu beragam, yakni mulai yang besar sampai kecil. Mereka secara bersama-sama berbudidaya Final Stock (FS). Di satu sisi, mereka bergantung di pasar yang sama, yaitu pasar ayam hidup, yang dalam hal ini pasar tradisional,” tuturnya. Ditambah lagi, ia melanjutkan, data estimasi produksi 2023 ternyata kelebihan pasokan ayam, yang berlanjut menjadi kelebihan pasokan LB. Selain itu, pelaku tidak memiliki kemampuan untuk memasarkan. Dengan kata lain, daya serap atau demand lebih kecil dibandingkan dengan supply. Kemudian, tidak ada diversifikasi pemasaran hasil akhir dari ayam yang seharusnya mungkin persentase pengolahan atau pemasarannya ke horeka (hotel, restoran, kafe) sehingga menjadi kendala. Sementara Ketua Presidium PPN (Pinsar Petelur Nasional), Yudianto Yosgiarso menerangkan bahwa melihat perkembangan situasi dari tahun ke tahun, terutama dari 2021, 2022, 2023 ini tergolong semuanya membaik. “Pada 2021 kita masih terkait dengan beberapa masalah, terutama Covid-19. Kemudian 2022 mulai terlepas, sehingga masuk ke 2023 demand masyarakat mengenai daging ayam maupun telur otomatis meningkat dan ini memberikan keceriaan baru untuk para peternak,” ungkap pria yang karib disapa Yudi ini, Ia menilai, meningkatnya situasi ini perlu didukung dengan semua sarana prasarana (sarpras) yang menyangkut industri peternakan, baik mengenai masalah bibit, bahan baku pakan dan lain sebagainya. Namun ternyata ini yang belum seirama, ada catatan-catatan penting yang terkait kendala peternak layer (ayam petelur) hadapi dan harus disampaikan secara terus-menerus. “Pertama, dari sejak awal tahun kami sudah mengingatkan masalah jagung. Kami sudah memberikan peringatan, karena gejolak harga jagung naik turun. Fluktuasi harga itu gejolaknya tinggi sekali. Jika memang jagung dikatakan surplus, maka kelangkaan jagung tidak akan terjadi. Kedua, mengenai masalah pengaturan importasi GPS (Grand Parent Stock), baik di layer dan khususnya broiler belum terselesaikan dengan baik,” keluhnya. Over Supply GPS Sekretaris Jenderal Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Sekjen Pinsar), Muchlis Wahyudi yang mengaku kurang lebih sudah 12 tahun menyuarakan nasib peternak mandiri, mengatakan bahwa permasalahan perunggasan nasional masih berkutat di persoalan yang sama. Menurutnya, mungkin permasalahan terjadi di semester kedua 2023, yakni atas dasar importasi GPS di 2021 yang kurang lebih 695.000 ekor sehingga terjadi over supply di 2023. Kebijakan yang diambil dan dilaksanakan, yaitu denganpengendalian dalam bentuk SE (Surat Edaran) hingga pertengahan tahun masih baik. Kemudian di September 2023 mulailah gejolak itu muncul, di mana distribusi DOC yang tidak rata di seluruh Indonesia, kemudian chick in juga ugal-ugalan. Akhirnya berdampak ke semua stakeholder, sehingga 2023 memang berat terlebih pada semester kedua yaitu September dan Oktober,” urainya. Puncaknya adalah pada November 2023, di mana harga LB itu hancur-hancuran hingga di angka Rp 13.000 per kg di Jawa Tengah, dan Rp 14.000 – Rp 15.000 per kg di Jawa Barat. Ini bukan berarti tidak ada pengendalian, tetapi pengendalian yang sudah diterbitkan belum ditaati dengan baik. “Saya menilai, ada beberapa yang tidak taat,” cetusnya. Adapun harga LB di kandang itu tidak berkorelasi dengan harga di tingkat konsumen. “Ketika harga LB di tingkat peternak turun ke Rp 17.000 per kg, tetapi di tingkat konsumsen paling rendah di Bandung, Jawa Barat yaitu sebesar Rp 33.000 per kg. Kami berusaha untuk naik Rp 19.000 – Rp 20.000 per kg, tetapi harga di tingkat konsumen sudah Rp 35.000 per kg, sedangkan ketika harga turun para bakul tidak menurunkan harga,” sesal Muchlis. Senada dengan Muchlis Ketua GPPU (Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas), Achmad Dawami pun menyatakan bahwa impor GPS memang besar, yakni hampir di atas 600.000 ekor dan hampir 700.000 ekor pada 2021 dan 2022 serta 2023 juga masih di atas 660.000 ekor GPS. Dengan kelebihan produksi di Indonesia ini, maka pemerintah mengambil sikap untuk mencoba menyeimbangkan antara produksi dengan permintaan, yaitu dengan menurunkan jumlah stok menjadi 530.000 ekor atau 540.000 ekor saja. “Ada pengurangan sekitar 120.000 – 130.000 ekor dalam satu tahun. Itu kira-kira bisa memproduksi sampai dengan 1 miliar DOC, jika seandainya itu tidak dikurangi. Sehingga secara teori, mungkin akan ada kekurangan sekitar 1 miliar DOC tapi baru di 2026 nanti, sebab efeknya 2 tahun mendatang. Mudah-mudahan itu nanti akan menjadi keseimbangan, sehingga akan lebih baik dari tahun-tahun yang sebelumnya,” jelas pria yang akrab disapa Dawami ini. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Menariknya Kuliah di Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Dengan Prospek Karir Yang Cerah, Bahkan Sampai Ke Luar Negeri

Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menawarkan pengalaman belajar yang sangat menarik dan aplikatif. Mahasiswa diajak terjun langsung ke industri melalui model pembelajaran berbasis Teaching Factory yang memadukan teori dan praktik di perusahaan mitra. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang manajemen perunggasan, tetapi juga dibekali dengan keterampilan teknis yang dibutuhkan di dunia kerja. Pembelajaran hands-on ini memungkinkan mereka untuk lebih siap menghadapi tantangan di industri perunggasan yang terus berkembang. Selain itu, Program Studi ini juga menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan perunggasan terkemuka, diantara adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT DMC (Dinamika Megatama Citra), Itik Unggul Mojosari, RPA Mandala Maju Mapan, PT OS Selnaya Indonesia, Mitra Jaya Company, Satwa Sehat Karangploso, dll. Dengan demikian diharapkan mampu memberikan mahasiswa kesempatan untuk magang dan bekerja langsung di perusahaan/industri. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karir yang luas setelah lulus.
Siap Menjadi Entrepreneur Sebagai Broker dan Konsultan Pembuatan Kandang, Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Menimba Ilmu Langsung Ke Peternak Layer Berpengalaman

Malang, – Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan kesempatan emas untuk belajar langsung dari praktisi industri melalui kuliah praktek mata kuliah Layer Housing. Kuliah praktek ini dilaksanakan di Karangsuko Farm, Kabupaten Malang, sebuah peternakan ayam petelur dengan populasi lebih dari 50.000 ekor. Para mahasiswa didampingi dan mendapatkan penjelasan langsung dari Yulianto, owner peternakan, serta Rafwan Afandi, dosen pengampu mata kuliah. (30/11/2023) Karangsuko Farm, yang terkenal dengan manajemen modern dan efisiensinya, menyediakan lingkungan yang ideal bagi mahasiswa untuk memahami seluk-beluk perkandangan ayam petelur. Dalam kunjungan ini, mahasiswa mempelajari berbagai aspek terkait desain kandang, struktur bangunan, dan modal pembuatan kandang. Selain itu, mereka juga mendapatkan gambaran tentang prospek usaha menjadi broker jasa pembuatan kandang ayam petelur. Yulianto, sebagai pemilik Karangsuko Farm, berbagi pengalamannya dalam mengelola peternakan besar ini. “Kami senang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para mahasiswa Vokasi UMM. Kami berharap, melalui kuliah praktek ini, mereka dapat melihat langsung bagaimana teori yang dipelajari di kelas diaplikasikan di lapangan. Hal ini penting agar mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja nantinya,” ujarnya. Baca juga: 9 Prospek Kerja untuk Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Pendampingan oleh Rafwan Afandi, dosen yang kompeten di bidangnya, semakin memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. “Tujuan dari kuliah praktek ini adalah agar mahasiswa dapat memahami secara menyeluruh tentang perkandangan ayam petelur, mulai dari desain dan struktur hingga analisis biaya dan prospek bisnis. Kami ingin mereka siap menjadi tenaga ahli yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara praktis,” ungkap Rafwan. Mahasiswa yang mengikuti kuliah praktek ini merasa sangat antusias dan bersemangat. Salah satu peserta, Yusuf, menyatakan, “Pengalaman ini sangat berharga bagi kami. Melihat langsung bagaimana kandang dirancang dan dibangun, serta mendapatkan wawasan dari praktisi sukses seperti Pak Yulianto, benar-benar membuka mata kami tentang peluang bisnis di bidang ini.” Kegiatan ini sejalan dengan Visi Fakultas Vokasi UMM sebagai “Skill and Job Center“, yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui program pembelajaran berbasis Teaching Factory, Fakultas Vokasi UMM terus berupaya memperpendek jarak antara teori dan praktek, memastikan setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif dan aplikatif. Baca juga: Kupas Tuntas Prodi Agribisnis Unggas Vokasi UMM, Bukan Cuma Sekedar Melihara Ayam.! Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof. Dr. Tulus Winarsunu, MSi., menegaskan, “Kami selalu mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa. Kolaborasi dengan industri seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan dan keterampilan mahasiswa, sehingga mereka siap berkontribusi positif di dunia kerja.” Dengan semangat dan dedikasi tinggi, mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM siap menghadapi tantangan di sektor perunggasan dari hulu ke hilir. Kegiatan kuliah praktek di Karangsuko Farm menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi Fakultas Vokasi UMM, sekaligus menginspirasi mahasiswa untuk terus berinovasi dan mengembangkan karir di bidang yang menjanjikan ini. Editor Aris Karma Andhika Siap menjadi bagian generasi emas yang sukses bersama Prodi Agribisnis Unggas Vokasi UMM.?? Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas, Fakultas Vokasi – UMM Pendaftaran di: https://online.umm.ac.id/ Contact Person: wa.me/+6281260611555 Website: https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/