Surabaya, 3 Juli 2025 – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) sebagai langkah penguatan sinergi antara pendidikan vokasi dengan dunia industri peternakan dan kesehatan hewan.

Penjajakan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan seminar bertema “Sertifikasi Formulasi Pakan Ayam Petelur dan pedaging” yang difasilitasi oleh PT. Malindo Feedmill Tbk bekerja sama dengan ASOHI. Melalui forum ini, dosen dan perwakilan program studi UMM berkesempatan berdiskusi langsung dengan pengurus ASOHI mengenai peluang kolaborasi dalam peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan mahasiswa.

Dosen Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperkuat link and match antara kurikulum pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI).

“Dengan menggandeng ASOHI, kami ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program magang, pelatihan teknis, kuliah praktisi, hingga penelitian terapan di bidang kesehatan hewan dan biosekuriti,” ungkap Rafwan.

 

ASOHI menyambut baik inisiatif kerja sama ini, mengingat pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan industri obat hewan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi. Beberapa rencana kolaborasi yang mulai dibahas meliputi pelibatan mahasiswa dalam event industri, pelatihan bersertifikat, serta program penyuluhan di lapangan.

Dosen pendamping lainnya, Aris Karma Andhika, S.Pt., M.Pt., menambahkan bahwa langkah ini akan memberikan manfaat besar dalam membentuk lulusan vokasi yang siap kerja, adaptif terhadap tantangan lapangan, dan memiliki jaringan profesional sejak dini.

Langkah awal penjajakan ini diharapkan akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU) resmi antara UMM dan ASOHI, sebagai dasar untuk menjalankan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan dan berdampak nyata.