Perkuat Branding Kuliah Bersertifikasi, Fakultas Vokasi UMM Terima Kunjungan ITC

MALANG, Fakultas Vokasi UMM – Komitmen lahirkan lulusan yang kompeten dan siap kerja, Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan dari International Test Center (ICT), Selasa (5/3/2023). Rombongan ICT ini terdiri dari Certiport Regional Manager India and Southeast Asia, Mandaar Barve; CEO ITC, Jenny Lee; GM Sales ITC, Harry Pratama; Head of ITC Malang, Candra Novitasari. Mereka disambut hangat oleh Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof Tulus Winarsunu M.Si., beserta jajaran. Pertemuan yang berlangsung gayeng ini sebagai langkah awal kolaborasi kedua pihak guna meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi para lulusan perguruan tinggi. Prof Tulus menyampaikan, Fakultas Vokasi UMM tengah dipersiapkan sebagai salah satu jejaring tempat penyelenggaraan sertfikasi dan training berstandar internasional yakni Certiport Authorized Test Center (CATC). “Jadi ini dalam rangka menjadikan UMM sebagai Certiport Authorized Test Center (CATC), bagian dari Certiport dan menjadi pihak yang punya otoritas untuk penyelenggaraan tes itu. Kami merespons positif,“ ujarnya. Dikatakan, bahwa kolaborasi ini akan mendukung langkah strategis Fakultas Vokasi UMM yang kerap melakukan banyak uji kompetensi keahlian. Di mana, setiap mahasiswa diharuskan memiliki minimal satu sertifikasi kompetensi keahlian setiap tahun. “Kita akan ada diskusi berikutnya, untuk yang jangka pendek kita rancang, kita susun rumusan pelaksanaannya. Untuk tes (sertifikasi) juga supaya tidak lagi ke luar kota. Nanti bisa diselenggarakan di sini. Terutama yang TC ke Jepang, dan itu tantangan,” urainya. Beberapa sertifikasi itu antara lain meliputi pemasaran untuk Microsoft® Office Certification Programs, The Adobe® Certified Associate Certification Programs, HP Accredited Technical Associate, CompTIA Strata™ IT Fundamentals, Autodesk® Certified User, Intuit® QuickBooks Certified User hingga Internet and Computing Core Certification (IC³®). International Test Center (ITC) sendiri, merupakan salah satu perwakilan resmi Certiport, US di Indonesia yang menyediakan program sertifikasi dan solusi pelatihan untuk institusi pendidikan, pencari kerja dan perusahaan teknologi yang dapat diakses melalui lebih dari 12.000 Certiport Authorized Testing Centers di seluruh dunia. CEO ITC, Jenny Lee menyampaikan apresiasi atas banyaknya program dan inovasi Vokasi UMM yang arahanya untuk melahirkan SDM profesional dan sesuai kebutuhan dunia usaha dunia industri. “Saya sangat gembira bisa melakukan pertemuan ini. Saya kira, kita perlu melakukan banyak hal, karena permintaan SDM di beberapa negara begitu banyak. Bukan hanya Jepang, bahkan Jerman, terutama caregiver,” ujarnya. Beberapa potensi kerja sama yang dibahas antara lain, kerja sama standardisasi internasional dalam bidang peningkatan kompetensi digital dan teknologi bagi para lulusan dan dosen dari Certiport tahun 2024. Kemudian peningkatan kompetensi berbasis keterampilan atau skills yang sesuai dengan tuntutan industri global bidang literasi digital dan teknologi. Serta menjadikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) khususnya Fakultas Vokasi sebagai tempat penyelenggaraan sertifikasi dan training berstandar internasional: Certiport Authorized Test Center (CATC), yang akan memberikan akses lebih luas baik bagi mahasiswa tenaga pendidik dan juga umum untuk mendapatkan sertifikasi yang diakui secara internasional. Ia meyakini, kolaborasi ini akan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan pendidikan tinggi serta membantu menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas juga kompetitif di tingkat global. “Khususnya yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang,” pungkasnya. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Teken MoU dengan Dea Bakery, Vokasi UMM Dorong Lulusan Berani Jadi Entreprenur

MALANG – Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menandatangani MoU dengan Dea Bakery, Selasa (5/4/2023). Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Dekan Fakultas Vokasi Prof Tulus Winarsunu M.Si., dan Founder dan Direktur Dea Bakery Mulyani Hadi Wijaya, didampingi perwakilan masing-masing jajaran. Menurut Prof Tulus, kerja sama ini dalam rangka menghadirkan laboratorium kewirausahaan. Rencananya, nanti akan ada workshop kerja sama usaha, kegiatan pelatihan, promosi, pendampingan, hingga penyediaan lapangan kerja. Hal ini selaras dengan branding Fakultas Vokasi yaitu skills and job center dengan dua visi utama yaitu, pengembangan skill dan mengembangkan pekerjaan. “Aktivitas mahasiswa vokasi sedikit di kelas dan lebih banyak di workshop (atau) di Perusahaan Mitra DUDI, tempat anak-anak untuk praktik langsung. Termasuk Dea Bakery akan menambah (bidang) workshop ini,” ujarnya. Tambah dia, MoU ini menjadi keseriusan Fakultas Vokasi untuk melahirkan entrepreneur yang lebih profesional. Sehingga, akan banyak riset dan inovasi yang dihasilkan bersama, bukan hanya belajar menghasilkan produk. “Ini keseriusan untuk menghadirkan model kewirausahaan. Di sini nanti akan berdiri container store, kita beri workshop kepada mahasiswa vokasi, termasuk mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas” terang dia. “Hal itu sangatlah beralasan, dikarenakan telur merupakan salah satu bahan penting dalam pembuatan roti yang akan diproduksi oleh Dea Bakery”, ujarnya kembali. Dengan begitu, kerja sama ini akan memperkuat Teaching Factory Vokasi UMM sebagai salah satu media simulasi dan pembelajaran praktik langsung seperti di dunia kerja. Termasuk, menjembatani tujuan pendidikan vokasional untuk menciptakan SDM yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Sehingga, lulusan dari Vokasi UMM akan memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Sementara itu, Mulyani Hadi Wijaya menyampaikan apresiasi atas terealisasinya kerja sama ini. “Terimakasih kepada Fakultas Vokasi UMM yang sudah mengajak kami bergabung. Kami sangat excited sekali,” tuturnya Dikatakan Mulyani, pihaknya ingin sekali belajar banyak, terkhusus dalam pengembangan usaha produk Dea Bakery. Harapannya, pihaknya mampu bermanfaat dan berkolaborasi melahirkan calon-calon pengusaha muda yang mandiri dan tangguh. “Kami niatkan pada anak-anak saya, bahwa bukan uang yang menajdi niatan awalnya (kerja sama),” jelasnya. Sebab, imbuhnya, sebagai pengusaha yang berangkat dari nol, mulainya dari rumah, ia mengakui bahwa salah satu hal penting yang mempengaruhi keberhasilan seorang entrepreneur adalah attitude atau karakter. “Banyak yang minta mentoring ke saya, dan ternyata keberhasilannya itu banyak dipengaruhi oleh attitude dan karekter, selain knowledge dan skill. Jadi kerika kita menyiapkan fasilitas outlet di sini, itu bisa menjadi lab (praktik),” pungkasnya. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Gagas Kerja Sama Inovatif dengan RPA Mandala Maju Mapan

MALANG, Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas – Terobosan kolaboratif terus mewarnai langkah Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) guna mengimplementasikan skills and jobs center yang berkelanjutan. Salah satunya dilakukan oleh Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas. Baru-baru ini, Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas menjajaki kemitraan strategis dengan Rumah Potong Halal (RPA) Mandala Maju Mapan yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dosen Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM, Rafwan Afandi S.Pt., M.Pt., mengatakan, sinergi ini sudah berlangsung sejak 27 November 2023 lalu. Kerja sama ini tidak hanya sebatas menyediakan tempat kuliah praktik bagi mahasiswa atau Teaching Factory, namun juga alliance yang menjembatani dunia akademis dan bisnis. Salah satu langkah signifikan yang diusung adalah rencana untuk menghadirkan industri RPA di dalam kampus. Sehingga bukan hanya memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa, tetapi juga menciptakan kesempatan kerja dan memperkaya ekosistem bisnis lokal. “Bekerja sama dengan RPA Mandala Maju Mapan adalah langkah maju bagi kami. Selain memberikan mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam dalam pengelolaan ayam broiler pasca panen, kami juga ingin membuka peluang bisnis yang saling menguntungkan,” ujar dosen yang juga praktisi itu. Tujuan ini, kata dia, selaras dengan target Fakultas Vokasi UMM, untuk mendekatkan bahkan mengusung dunia usaha dan dunia industri ke dalam kampus. Untuk itu, ke depan, pihaknya juga menawarkan model kerja sama terkait rencana ekspansi bisnis penambahan unit RPA dengan memanfaatkan lahan di kampus Vokasi UMM Karangploso dan peluang membuka outlet retail karkas ayam. Harapannya, dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperluas jangkauan pasar bagi produk-produk hasil RPA. Kerja sama ini menjadi model inspiratif bagi perguruan tinggi lainnya dalam menggandeng dunia usaha untuk menciptakan pendidikan yang relevan dan memberikan dampak nyata dalam pembangunan ekonomi regional. Semangat kolaboratif antara Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM dan RPA Mandala Maju Mapan diharapkan dapat menjadi pendorong kemajuan dan inovasi dalam pendidikan dan bisnis di wilayah ini. RPA Mandala Maju Mapan, yang dikenal dengan standar kehalalannya, melihat peluang besar dalam kerja sama ini. Bukan hanya sekedar memfasilitasi tempat praktik, mereka berencana untuk terlibat dalam budidaya ayam broiler secara bersama-sama dengan mahasiswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh. “Bersama-sama, kami ingin tidak hanya mendidik mahasiswa tentang proses pemotongan halal, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dalam manajemen peternakan dan industri RPA. Ini adalah investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang memiliki keterampilan nyata dan wawasan bisnis yang mendalam,” tambah Hari, Manager HRD RPA Mandala Maju Mapan. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Menko PMK Muhadjir Sebut Fakultas Vokasi Jadi Unggulan UMM, Rektor Nazaruddin Malik Sepakat

MALANG, Fakultas Vokasi UMM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) sekaligus Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Muhadjir Effendy, menyebut Fakultas Vokasi sebagai program unggulan UMM dalam menyiapkan angkatan kerja di tahun 2045 mendatang. Hal itu disampaikan dalam pelantikan Rektor UMM periode 2024-2028 Prof Dr Nazaruddin Malik S.E., M.Si., di Aula BAU kampus UMM, Senin (12/2/2024). Saat itu, Muhadjir mengapresiasi pencapaian UMM selama ini. Khususnya program inovasi sekaligus berbagai terobosan di masa kepemimpinan mantan rektor sebelumnya, Prof Dr Fauzan. “Betul-betul luar biasa. Misal Fakultas Vokasi yang sekarang menjadi unggulan. Menjadi taruhan kita, investasi untuk menyiapkan angkatan kerja tahun 2045,” ujarnya. Untuk itu, ia berpesan agar ke depan di bawah kepemimpinan yang baru, UMM lebih erat mengencangkan sabuk dan mempercepat gerak langkahnya agar tidak tertinggal. “Belajarlah pada perguruan tinggi lain, juga di luar Muhammadiyah. Jangan sampai kita sudah merasa besar dan nyaman untuk status kita di luar sana. Karena masih banyak yang berada lebih di depan kita,” tegasnya. Menyikapi hal itu, Rektor UMM Prof Nazaruddin sepakat. Ia melanjutkan, bahwa Vokasi adalah salah satu leading sector UMM yang ditargetkan terus tumbuh melalui berbagai strategi baru guna menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Beberapa strategi itu, kata dia, mengacu pada keunggulan Vokasi yang di antaranya bermitra hingga kerja sama intership dengan banyak perusahaan. Vokasi UMM juga memiliki sarana prasarana yang mendukung adanya praktik industri dan problems solving untuk memersiapkan tenaga yang dapat menetapkan keahlian dan keterampilan di bidangnya, siap kerja dan mampu bersaing secara global. “Iya (sependapat). Karena ini adalah tuntutan umum, tuntutan global. Bahwa Indonesia harus melahirkan sumber daya insani yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” ucapnya. Di sisi lain, Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof Tulus Winarsunu M.Si., mengatakan, hadirnya Fakultas Vokasi UMM sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat menghadapi tantangan dunia kerja. “Vokasi (UMM) itu jawaban, yang dibutuhkan masyarakat sekarang memang tidak buang-buang waktu. Karena hidup itu investasi. Maka harus efisien,” tuturnya. Ia melanjutkan, pendidikan vokasi dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dan pasar kerja. Karenanya, siswa ataupun mahasiswa yang menjalani pendidikan vokasi sering kali lebih siap untuk memasuki dunia kerja dan dapat berkontribusi langsung terhadap industri tertentu. Kampus ini bahkan memiliki fasilitas berbentuk bengkel atau pabrik untuk mengasah ilmu teori sekaligus keterampilan mahasiswanya secara langsung. Baik menjadi mekanik dan teknisi handal. Lokasi Kampus Vokasi UMM yang terletak di Jalan Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur juga sangat strategis. Jika umumnya mahasiswa mendapat kesempatan praktik di lapangan melalui kerja sama, UMM justru memboyong langsung pabrik ke dalam kampus agar pemahaman dan pengalaman mahasiswa terasah. “Branding vokasi adalah sebagai skills and job center dengan visinya, tetap diaspora. Sehingga semua proses transformasi SDM oleh dosen, mahasiswa, industri lebih detail mengarah ke dua hal (skills and job) itu,” tutupnya. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Prof Nazaruddin Malik Resmi Dilantik Sebagai Rektor UMM 2024-2028

MALANG, Universitas Muhammadiyah Malang – Prof Dr Nazaruddin Malik SE MSi resmi dilantik menjadi rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 2024-2028, Senin (12/2/2024). Pelantikan ini dilakukan setelah dia terpilih secara aklamasi dalam pemilihan rektor UMM pada 20 Desember 2023 lalu. Bertempat di Aula BAU, pelantikan dilakukan oleh pimpinan pusat Muhammadiyah diwakili Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Dr Achmad Nurmandi MSc. Dalam kesempatan itu, Prof Nazaruddin membacakan janji pelantikan, hingga menandatangani sekaligus pakta integritas. Pelantikan ini juga tertuang pada Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Nomor 7/KEP/I.0/2024 yang sudah ditandatangani Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’ti MeEd. Menko PMK sekaligus Ketua BPH UMM, Prof Dr Muhadjir Effendy, menyampaikan selamat atas beralihnya tongkat estafet kepemimpinan rektor UMM. Menurutnya UMM telah menapaki jejak panjang selama hampir 60 tahun lalu. Banyak pencapaian yang terus diraih. Meski begitu ia berpesan agar pemimpin baru ini mampu menghantarkan UMM untuk terus berinovasi, mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing. Terutama dalam menyiapkan angkatan kerja di masa mendatang melalui Fakultas Vokasi. “Mudah-mudahan (Prof Nazaruddin) bisa melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh para pendiri dan mempercepat perkembangan UMM,” ujarnya. Senada, menurut Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof Dyah Sawitri SE MM, ini adalah prestasi luar biasa. Terlebih, karena rektor baru ditunjuk secara aklamasi. Artinya, rektor yang menjadi pilihan semua masyarakat UMM. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Lulusan Bekerja di Jepang, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Sebut Vokasi UMM Lakukan Hal Riil dan Tepat Sasaran

Malang, Fakultas Vokasi – Lompatan demi lompatan yang dilakukan Fakultas Vokasi UMM mengundang apresiasi khusus dari Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Saryadi. Alumnus doktor UGM tersebut bersama rombongan mengunjungi Fakultas Vokasi UMM. Saryadi menyaksikan lebih dekat bagaimana perkembangan, fasilitas dan sarana yang dimiliki Fakultas Vokasi UMM, Jumat (9/12/2023). Dengan didampingi Dekan Fakultas Vokasi, Prof Dr Tulus Winarsunu M.Si., kunjungan tersebut singgah di Training Center (TC) Vokasi. Sebuah lembaga yang memfasilitasi calon tenaga kerja formal bekerja ke Jepang. Pada kunjungan tersebut Saryadi tak hanya room tour, namun juga melakukan dialog langsung dengan para peserta. ”Saya berminat bekerja di Jepang, karena ingin mendapatkan gaji yang besar. Gaji yang saya terima, bersih Rp 12 juta,” ucap salah satu peserta yang merupakan lulusan D3 Keperawatan Fakultas Vokasi UMM itu. Beberapa peserta menyatakan hal serupa saat mendapatkan kesempatan menjawab pertanyaan dari Saryadi. Besarnya gaji dan pengalaman bekerja di luar negeri menjadi daya tarik bergabung ke Training Center Fakultas Vokasi UMM. ”Saya mendapatkan informasi dari kakak saya. Ingin mencari modal yang banyak,” tambah Ferdy Satrio Pratama, peserta dari Binjai, Sumatera Utara di hadapan peserta lain. Mendengar jawaban-jawaban para peserta tersebut, Saryadi mengangguk-angguk. Menurutnya, program yang dilakukan Fakultas Vokasi UMM sangat riil dan tepat sasaran. Ini sejalan dengan visi misi pendidikan Vokasi itu sendiri. “Orientasinya kan menyiapkan lulusan bekerja. Membekali peserta didik dengan kompetensi dan keahlian. Nah, Fakultas Vokasi UMM ternyata tak hanya menyiapkan, tapi memfasilitasi sarana dan prasarana lanjutannya,” ungkap Saryadi. Pada kesempatan tersebut Saryadi menyampaikan, terima kasih kepada jajaran pejabat di UMM. Karena dengan totalitas telah menyiapkan bagaimana lulusan Vokasi ke depannya. Sesuai tuntutan lulusan, bagaimana setelah menempuh pendidikan adalah bekerja. “Ingat lah, 25 tahun lagi akan memasuki Indonesia Emas. Adik-adik di sini (Training Center Vokasi, Red), kalian lah pemegang tongkat estafet pemimpin masa depan. Bekali dan siapkan diri Anda sebaik mungkin,” jelasnya. Lebih penting lagi, sambung Saryadi, lulusan yang bekerja ke Jepang ini otomatis akan membawa nama baik Indonesia. Menjadikan lulusan Indonesia yang benar-benar berdaya saing di kancah internasional. ”Karir lulusan Vokasi cemerlang, Indonesia menuju perubahan,” tegasnya. Baca juga: Peluang Juleha dan Butcher Go Internasional Bersama Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi UMM Sementara itu, Prof Dr Tulus Winarsunu menambahkan, antusiasme lulusan bekerja ke Jepang sangat tinggi. Selain gaji, bekerja di Jepang memang menjadi tantangan tersendiri dibandingkan ke negara lain. Karena memiliki kultur budaya yang berbeda. Maka dari itu, Fakultas Vokasi UMM dengan menggandeng PT OS Selnajaya Indonesia, benar-benar menyiapkan sebelum mereka berangkat. Selama enam bulan di Training Center, dua bulan adalah penggemblengan materi bahasa Jepang. Sisanya, mengasah skills sesuai kebutuhan perusahaan di Jepang. ”Materi bahasa Jepang yang diberikan, lebih khusus lagi. Bukan bahasa Jepang secara umum, tapi bahasa Jepang untuk dunia industri (kerja),” kata Prof Tulus. Bidang kerja ke Jepang itu di antaranya, perikanan, pertanian, industri makanan, hospitality atau perhotelan dan perawat lansia. Bidang-bidang kerja itu yang sementara ini masih tinggi peminatnya di Jepang. Namun begitu, tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah dengan kebutuhan mendatang. Kunjungan tak berhenti di situ. Masih didampingi Prof Tulus dan rombongan dosen, Saryadi bersama tim melanjutkan bertemu dengan Rektor UMM Prof Fauzan. Sebelum keliling kampus, kedua belah pihak berdialog gayeng di ruang rektor. Tampak hadir pula, Wakil Rektor II Prof Nazaruddin Malik, Asisten Khusus Rektor Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kerja Sama Suparto. ”Keberadaan Training Center Fakultas Vokasi UMM ini sangat berperan sekali untuk mengurangi pengangguran. Harapannya tidak hanya Malang dan sekitarnya, tapi juga Jawa Timur. Harusnya juga Indonesia,” ucap Prof Fauzan. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Tip’s Sehat, Memilih dan Mengolah Daging Ayam Broiler

Agroredaksi.com, Malang – Mengenal ciri-ciri daging ayam broiler yang sehat dan aman untuk dikonsumsi menjadi suatu keharusan yang tak bisa diabaikan. Menurut pandangan Rafwan Afandi, S.Pt., M.Pt., selaku dosen Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pentingnya pemilihan daging ayam broiler berkualitas tinggi sangat berkaitan dengan dampak signifikan terhadap kesehatan tubuh. Terlebih, daging ayam broiler memiliki peran sebagai salah satu sumber protein hewani dan nutrisi essensial bagi manusia. “Seperti halnya kandungan Vitamin B3 yang berperan untuk mengubah nutrisi menjadi energi. Selain itu, terdapat kandungan asam amino thriptofan dalam daging ayam broiler dapat merangsang perkembangan sel otak, sedangkan kandungan mineral alami seperti Selenium dianggap memiliki efek sebagai antioksidan yang berperan penting dalam proses peremajaan sel”, paparnya. Maka dari itu, penting untuk memahami cara memilih daging ayam broiler yang berkualitas. Menurutnya, ciri mendasar yang penting diingat adalah daging ayam broiler yang sehat memiliki warna merah kemudaan dan tidak pucat. Sedangkan, untuk memastikan tekstur daging ayam broiler, konsumen dapat menekan daging tersebut. Daging ayam broiler yang berkualitas baik dan sehat memiliki tekstur yang kenyal dan elastis. Selanjutnya, aroma daging juga memegang peran penting dalam menilai kualitasnya. Daging ayam broiler berkualitas tinggi tidak bau amis. Hal ini menunjukkan bahwa daging tersebut bebas dari kontaminasi bakteri atau zat-zat yang dapat merusak kualitasnya. Baca Juga: Peluang Juleha dan Butcher Go Internasional Bersama Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi UMM “Pastikan juga tidak ada bercak darah pada daging ayam broiler. Ini menandakan bahwa proses penyembelihan dilakukan dengan benar serta sesuai syariat islam (halal), yakni dengan memotong tiga saluran di leher (pembuluh darah, pernafasan dan pencernaan). Selain itu, tidak boleh ada benjolan atau bengkak di daging ayam broiler yang dapat mengindikasikan masalah kesehatan pada ayam broiler tersebut”, jelasnya. Di sisi lain, sebagai seorang praktisi unggas, ia mengingatkan untuk tetap mengontrol konsumsi daging ayam broiler. Alasannya, kandungan kolesterol pada daging ayam broiler yang jika dikonsumsi berlebihan akan mengakibatkan gangguan kesehatan berupa tersumbatnya pembuluh darah serta jangka panjang bisa menyebabkan resiko gagal jantung. Mengingat hal ini, ia memberikan saran, selain pemilihan daging ayam broiler yang berkualitas, cara mengolah atau memasak juga berperan penting dalam menjaga kesehatan. Daging ayam broiler sebaiknya dimasak dengan metode yang lebih sehat, seperti direbus, dikukus, dipanggang atau dibakar. “Tidak hanya itu, penting juga untuk menghindari penggunaan penyedap yang mengandung asam lemak (tak jenuh) tinggi, seperti kaldu, butter dan santan. Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga kolesterol alami dan menghindari penambahan lemak tak jenuh yang dapat membahayakan kesehatan”, pungkasnya. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Sukseskan Diaspora Vokasi, Fakultas Vokasi UMM Gelar Penjajakan Sertifikasi Internasional

Malang – Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang atau Vokasi UMM, terus berupaya mempertegas legalitas kompetensi calon lulusannya. Salah satunya dengan menggelar Penjajakan Penyelenggaraan Sertifikasi Internasional pada Rabu (31/1/2024). Dalam penjajakan tersebut, Fakultas Vokasi UMM menghadirkan B One Corp sebagai perusahaan pengembangan SDM dan sertifikasi internasional di bidang teknologi. Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof Tulus Winarsunu memandang, masa depan karir lulusan perguruan tinggi nantinya akan ditentukan oleh seberapa banyak keahlian atau kompetensi yang dimiliki. Keahlian tersebut bisa dilihat melalui sertifikat kompetensi yang dimiliki lulusan perguruan tinggi. “Jadi saat ini kami menjajaki untuk memperbanyak skema sertifikasi yang sudah ada di Fakultas Vokasi bekerjasama dengan industri hingga asosiasi,” jelasnya. Sejauh ini menurutnya, Fakultas Vokasi UMM telah berkolaborasi dengan puluhan industri dan asosiasi dalam menggencarkan sertifikasi untuk membekali kompetensi keahlian para calon lulusannya dalam menatap masa depan karir atau dunia kerja. Dalam penjajakan penyelenggaraan sertifikasi internasional bersama B One Corp itu, Prof Tulus mengatakan bahwa paparan pihak B One Corp cukup menarik. Terlebih menurutnya, kompetensi teknologi menjadi hal paling penting dalam abad 21 ini. Baca Juga: Peluang Juleha dan Butcher Go Internasional Bersama Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi UMM Dengan penjajakan dalam upaya pengembangan sertifikasi kompetensi tersebut, dia berharap Fakultas Vokasi UMM nantinya bisa mandiri dalam menghadirkan ujian ujian sertifikasi internasional. Dengan demikian, calon lulusan Fakultas Vokasi nantinya juga lebih mudah mendapatkan fasilitas sertifikasi keahlian. “Sehingga mahasiswa tak perlu jauh jauh ke luar kota dalam mengambil skema sertifikasi. Bahkan tak menutup kemungkinan mahasiswa perguruan tinggi lain juga bisa sertifikasi di sini,” tuturnya. Dia juga mengatakan kedepan akan terus berusaha menghadirkan penyelenggaraan sertifikasi sertifikasi bagi para mahasiswa. Tentunya tetap menyesuaikan dengan analisis tentang kebutuhan dunia kerja masa depan. “Jadi pekerjaan masa depannya apa, masa depan pekerjaannya seperti apa. Baru ditentukan, ini (sertifikasi) yang cocok dengan masa depan pekerjaan mahasiswa. Tentu kami berharap mengambil (sertifikasi) yang sesuai dengan pekerjaan masa depan,” ucapnya. Sementara itu, Kepala TCC Divisi Dikti & Corporasi B One Corp, Lina Agustina menyampaikan, penjajakan sertifikasi internasional yang dilakukan Fakultas Vokasi UMM tersebut merupakan upaya yang visioner. Selain menghadirkan peluang lapangan kerja, Vokasi UMM juga telah bersiap untuk menatap dunia industri masa depan. “UMM saya kira merupakan kampus visioner. Karena telah memikirkan mahasiswanya nanti harus bisa bekerja seperti apa dan pekerjaan apa yang akan berkembang di masa depan,” tuturnya. Untuk itu menurutnya, penyelenggaraan sertifikasi internasional milik B One Corp bisa menjadi salah satu pilihan dalam memastikan legalitas keahlian atau sertifikasi kompetensi mahasiswa Fakultas Vokasi UMM. Mulai sertifikasi bidang IT, komunikasi, kewirausahaan hingga akutansi. Dikatakan, pihaknya saat ini memang juga tengah berfokus pada penyediaan jasa pengembangan soft skill dan hard skill termasuk sertifikasi internasional. Pihaknya juga bekerja sama dengan microsoft, adope, autodesk hingga apple. “Kami melibatkan tenaga ahli profesional, seperti trainer dari BRIN, Angkasa Pura dan manager manager perusahaan multi nasional,” ujarnya. “Sejauh ini pihak pihak yang melakukan sertifikasi di kami yakni yayasan pendidikan Astra, lembaga TC milik Telkom, perbankan dan kampus kampus di Indonesia,” imbuhnya. Menurutnya, B One Corp yang berbasis di Jakarta itu juga kerap dimintai rekomendasi oleh industri nasional yang tengah mencari SDM atau tenaga kerja. Bahkan juga kerap menggelar event bursa tenaga kerja dengan perusahaan perusahaan di Indonesia. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Dengan Berbagai Keunikan dan Keunggulannya, Fakultas Vokasi Menjadi Fakultas Bungsu di UMM

Malang – Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kenaikan statusnya resmi menjadi Fakultas Vokasi UMM. Artinya, penetapan ini menjadi bukti bahwa kualitas lulusan Vokasi UMM tidak bisa dianggap remeh dari lulusan S-1 yang sudah ada. Nomenklatur pembentukan Fakultas Vokasi UMM tersebut resmi diterbitkan tertanggal 31 Oktober 2023 lewat SK Keputusan Rektor Nomor 050/SK.Pem/UMM/X/2023, tentang Pembentukan Fakultas Vokasi UMM. Ketetapan ini menjadi momen prestisius. Mengingat Vokasi UMM baru saja dibentuk sebagai Direktorat Pendidikan dan Pelatihan pada 22 Mei 2019. Dalam kurun 5 tahun, Vokasi UMM berhasil membuktikan kiprahnya. Rektor UMM Prof. Dr. H. Fauzan, M.Pd., membenarkan jika keputusan ini didasarkan pada kemajuan pesat pada Vokasi UMM dalam mencetak kualitas lulusannya selama 5 tahun terakhir. Kemajuan yang dimaksud Fauzan dicontohkan dari banyak mahasiswa Vokasi UMM selama ini sudah memiliki usaha sendiri sejak di bangku kuliah. Ada juga yang sudah bekerja di industri bahkan memulai usaha sendiri. “Bahkan ada yang punya usaha sendiri. Menjadi wirausahawan. Ada yang bikin obat unggas, pakan ternak, bahkan yang sudah menjadi appraisal bank dan sebagainya. Padahal, mereka masih kuliah,” ungkap Fauzan, Rabu (29/11/2023). Baca Juga: “Ya Kuliah, Ya Cuan” di Prodi D4 Agribisnis Unggas Vokasi UMM Fauzan menilai Vokasi UMM berhasil menumbuhkan mental dan karakter entrepreneurship sejati lewat model pembelajaran authentic learning bernafaskan entrepreneurship. Menurut Fauzan, karakter tersebut penting dikuasai generasi masa kini dalam menjawab tantangan di masa depan. Aspek inilah yang dinilai membedakan kualitas lulusan vokasi dengan jurusan lain. “Dan Ahamdulillah respons masyarakat terhadap keputusan iini juga bagus. Lewat Vokasi UMM, kita bisa memastikan lulusan Vokasi punya masa depan yang juga tak kalah cerah dengan fakultas lain yang sudah ada. Keberadaan Fakultas Vokasi UMM yang memiliki visi misi Pendidikan Berdiaspora tersebut akan menjadi ujung tombak UMM dalam menjawab persoalan dan tantangan bangsa di masa depan. Seperti kualitas lulusan akademis hingga pengangguran. Saat ini saja, imbuh Fauzan, Vokasi UMM melalui program Training Center-nya telah dipercaya oleh banyak perusahaan Jepang menyalurkan tenaga kerja profesional. “Sebentar lagi, kami juga dipercaya bekerja sama dengan Jerman dan Australia Barat,” ujarnya. Capaian-capaian inilah yang membuat pembentukan Vokasi UMM sebagai Fakultas menjadi penting. Di sisi lain, ini menjadi bagian dari pengembangan Direktorat Vokasi dari aspek birokrasi internal yang setara. “Dengan berubahnya status ini nanti juga akan ada banyak keleluasaan program pengembangan. Mulai peningkatan infrastruktur hingga fasilitas penunjang yang mendukung penguatan skill mahasiswa,” jelas Fauzan. Perkembangan status menjadi fakultas ini juga akan semakin membuka peluang pengembangan sumber daya yang lebih luas dan unggul. Mahasiswa tidak hanya sekedar menjadi ‘specialist skill’, tapi juga memiliki profil ‘generalist skill’. Profil ‘generalist skill’ inilah yang menjadi fokus pengembangan sumber daya di Vokasi UMM. Jadi, lulusan tidak hanya kompeten di satu bidang, tapi juga ditunjang dengan berbagai keterampilan soft skill. Dengan begitu, ia akan adaptif di segala zaman. Vokasi UMM, kata Fauzan, menjadi wadah akademik yang tepat bagi entrepreneur sejati menempa diri. Ia mengibaratkan belajar di Vokasi UMM itu seperti mendidik anak berenang di kolam renang atau di laut langsung. Di mana mahasiswa berkutat dengan perangkat dunia kerja industri itu sendiri. Ke depannya, kurikulum yang digunakan di Vokasi UMM akan fleksibel sesuai dengan kebutuhan dan juga perkembangan zaman. Vokasi UMM tidak mau membuang waktu untuk proses pembelajaran yang biasa-biasa saja. “Makanya model pembelajarannya nanti akan di-desain applicable. Kami ingin menepis anggapan bahwa Vokasi itu turunan dari S1. Vokasi adalah Vokasi. Nanti akan terus kita kembangkan menjadi program unggulan,” tekannya. Sebagai informasi, Vokasi UMM memiliki 5 jurusan yang akan membantu mempersiapkan mahasiswa memiliki keahlian terapan sesuai kebutuhan. Yaitu Prodi D3 Perbankan dan Keuangan, D3 Teknologi Elektro, D3 Keperawatan, D4 Bisnis Properti dan D4 (Sarjana Terapan) Agribisnis Unggas. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/
Peluang Juleha dan Butcher Go Internasional Bersama Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi UMM

Malang – Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang atau Vokasi UMM membeberkan peluang Juru Sembelih Halal (Juleha) dan butcher. Hal itu diulas tuntas dalam acara Kuliah Tamu bertajuk ‘Peluang Profesi Juleha dan Butcher Indonesia Go Internasional’ pada Sabtu (13/1/2024). Kuliah Tamu itu menghadirkan Trainer Juleha dan Butcher Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Kementerian Pertanian RI sekaligus Asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yakni Hardi S.ST.,MP. Kegiatan ini diikuti para mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi UMM. Diketahui, juleha dikenal sebagai juru sembelih halal atau pemotong daging halal. Mereka adalah individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus untuk melakukan penyembelihan hewan sesuai dengan prinsip prinsip halal dalam agama Islam. Sementara tugas seorang butcher melibatkan pengetahuan yang mendalam tentang anatomi hewan, keterampilan dalam pemotongan daging dengan presisi dan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan. Mereka juga harus memastikan bahwa daging yang dihasilkan memenuhi standar kebersihan dan keamanan yang ketat sesuai standar industri. Kaprodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Fakultas Vokasi UMM, Ali Mahmud, S.Pt., M.Pt. menjelaskan bahwa kuliah tamu ini ditujukan untuk menunjukkan potensi besar peluang kerja profesi juleha dan butcher di dalam dan luar negeri. Baca Juga: Prodi D4 Agribisnis Unggas Vokasi UMM Cetak Tenaga Profesional Melalui Pelatihan JULEHA Bersertifikat BNSP “Tidak semua tempat pemotongan bersertifikat halal karena yang memotong juga tak semua bersertifikasi kompetensi halal atau juleha. Peluang profesi juleha dan butcher ini sangat tinggi tapi tak terpenuhi oleh SDM yang terlatih dan bersertifikat,” ucapnya. Menurutnya, Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas telah mencari skema agar lulusannya mampu terserap di dunia kerja maupun menjadi wirausaha tangguh. Untuk itu, pihaknya mewajibkan mahasiswa bersertifikat juleha yang mampu bergerak di bidang hilirisasi agribisnis unggas. Tak hanya itu, mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas juga dibekali dengan ilmu digital marketing. “Jadi Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas ini bukan fokus pada sektor budidaya unggas tapi pengembangan agribisnis di unggas. Mulai teknologi tentang hilirisasi unggas, agribisnisnya dan lebih ke terapan hingga bisa menjadi pengusaha agribisnis profesional,” jelasnya. Untuk mengembangkan potensi mahasiswa, pihaknya juga bekerja sama dengan industri agribisnis hingga rumah potong. Mahasiswa juga diwajibkan belajar langsung di industri maupun rumah potong tersebut. “Kami juga siapkan mahasiswa kami agar bisa go internasional dengan kelas bahasa Inggris hingga sertifikasi kompetensi BNSP dari Kementerian Pertanian. Jadi sertifikasinya diakui internasional,” lanjutnya. Sementara itu, Trainer Juleha dan Butcher Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Kementerian Pertanian RI sekaligus Asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Hardi, S.ST., M.P. dalam kesempatannya menyampaikan bahwa peluang juleha dan butcher Indonesia cukup besar di luar negeri. “Peluang juleha dan butcer sangat besar terutama di Australia dan New Zeland. Negara ini sudah kerja sama dengan kami di kementerian untuk menciptakan tenaga kerja kompeten” ujarnya. Selain di Australia dan New Zeland, Hardi menyampaikan bahwa peluang profesi juleha dan butcher cukup besar di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Bahkan, kata Hardi, peluang di Indonesia juga masih cukup menjanjikan. “Perlu diketahui bahwa gaji seorang butcher di Australia berkisara antara 60-120’an juta setiap bulannya, tergantung pada level mana dia bekerja”, ujar Hardi. “Saya sangat berterimakasih pada UMM yang telah mengundang kami. Karena peluang ini tentu harus diperisapkan. Terlebih, kebutuhan juleha dan butcher sangat tinggi terutama di luar negeri. Artinya, kompetensi bahasa asing maupun bersertifikat kompetensi BNSP perlu benar benar dipersiapkan,” tuturnya. Kompetensi tersebut menurutnya cukup penting. Sebab dunia internasional membutuhkan SDM yang berkompeten, bersertifikat dan bermental. Dengan demikian, SDM tersebut mampu menghasilkan produk yang benar benar halal, higienis dan menyehatkan. “Sebab kalau tak sempurna dalam penyembelihan, saluran darah tak putus, maka dampaknya menyakiti hewan yang disembelih. Artinya daranya mengendap, maka daging akan pucat dan cepat bau. Tentu juga akan berpengaruh pada kesehatan manusia yang mengkonsumsi,” jelasnya. “Jadi harus ada unsur manajemen yang baik dan tepat. Mulai peralatan, APD sampai menyembelih. Lalu aspek teknis baik saat maupun pasca menyembelih juga dikelola dengan baik dan benar,” imbuhnya. Let’s Join Us.! Prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Vokasi UMM Wa Me. 081260611555 https://online.umm.ac.id/ https://d4agribisnisunggas-vokasi.umm.ac.id/