Tren urban farming dan backyard poultry mulai berkembang di berbagai kota besar seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup produktif dan berkelanjutan. Budidaya unggas skala rumah tangga kini tidak hanya dipandang sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pola hidup modern yang lebih sehat dan mandiri. Pemanfaatan lahan sempit untuk memelihara ayam petelur, ayam hias, maupun unggas lainnya mulai banyak dilakukan karena dinilai praktis, fleksibel, dan memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa sektor peternakan unggas semakin dekat dengan kehidupan masyarakat urban, khususnya generasi muda.
Konsep backyard poultry berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap ketersediaan pangan mandiri dan ramah lingkungan. Selain menghasilkan telur atau produk unggas untuk kebutuhan sehari-hari, sistem budidaya skala kecil juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih produktif di tengah keterbatasan lahan perkotaan. Desain kandang modern yang lebih bersih, efisien, dan estetis membuat urban farming unggas semakin diminati sebagai bagian dari gaya hidup masa kini. Perkembangan media sosial juga turut mendorong popularitas tren tersebut melalui berbagai konten edukasi dan inspirasi budidaya unggas rumahan.
Akademisi Program Studi Bisnis Industri Perunggasan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melihat fenomena ini sebagai peluang baru dalam pengembangan agribisnis unggas kreatif. Mahasiswa mulai diajak memahami bahwa industri unggas tidak selalu identik dengan peternakan skala besar, tetapi juga memiliki ruang inovasi luas pada sektor urban farming dan usaha berbasis komunitas. Pendekatan pembelajaran dikembangkan secara lebih adaptif agar mahasiswa mampu melihat peluang bisnis dari berbagai sudut pandang yang sesuai dengan perkembangan gaya hidup masyarakat modern.
Dukungan dosen, tenaga kependidikan, serta kegiatan akademik yang aktif menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan progresif di lingkungan Bisnis Industri Perunggasan UMM. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami teori budidaya unggas, tetapi juga didorong membangun kreativitas, inovasi, dan keberanian berwirausaha di sektor agribisnis modern. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan unggas yang relevan dengan kebutuhan industri dan gaya hidup masyarakat masa kini, sekaligus memperlihatkan komitmen UMM dalam mencetak generasi poultrypreneur yang adaptif dan berdaya saing global.