Pada hari Rabu, tanggal 10 Desember 2025, telah dilaksanakan kegiatan bertema “Outlook Bisnis Perunggasan Jawa Timur 2026” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI). Kegiatan ini bertempat di Surabaya dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan di sektor perunggasan, antara lain Ketua Umum ASOHI Drh. Akhmad Harris Priyadi, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, DR. Ir. Indyah Aryani, MM, akademisi, perwakilan pemerintah, serta pemangku kepentingan terkait lainnya yang memiliki perhatian terhadap perkembangan dan keberlanjutan industri perunggasan. Turut hadir pula dosen Program Studi Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai bagian dari kontribusi akademisi dalam penguatan kajian dan pengembangan sektor perunggasan.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk membahas kondisi terkini industri perunggasan sekaligus melihat arah dan peluang bisnis pada tahun 2026, khususnya di wilayah Jawa Timur. Melalui forum ini, peserta diajak untuk mencermati berbagai tantangan yang dihadapi industri, baik dari sisi pasar, regulasi, maupun dinamika global yang terus berkembang.

Sejumlah materi disampaikan dalam kegiatan ini, antara lain mengenai tren produksi dan konsumsi unggas, perkembangan teknologi dan obat hewan, serta kebijakan pemerintah yang berpengaruh terhadap sektor perunggasan. Diskusi berlangsung aktif dan terbuka, memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman, pandangan, serta masukan yang konstruktif guna memperkuat daya saing industri perunggasan.

Melalui kegiatan ini, dirumuskan beberapa rekomendasi strategis, di antaranya pentingnya memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha, meningkatkan efisiensi produksi, serta menyesuaikan strategi bisnis dengan perubahan regulasi dan kondisi pasar. Hasil diskusi ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi pelaku industri dan pemangku kepentingan dalam menyusun langkah pengembangan bisnis perunggasan Jawa Timur pada tahun 2026.