Malang, 14 Juli 2025 – Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Workshop Revitalisasi Kurikulum sebagai langkah konkret dalam meningkatkan relevansi dan kualitas pendidikan. Workshop ini diadakan untuk memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan dan dinamika industri perunggasan yang semakin kompleks.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pihak, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga perwakilan mitra industri. Diskusi dan pertukaran gagasan dilakukan secara intensif untuk memperkaya materi dan metode pembelajaran, agar lulusan Agribisnis Unggas UMM memiliki kompetensi yang selaras dengan perkembangan terkini di lapangan.
Kaprodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM, M. Zul Wazwan, S.P., M.Sc., menjelaskan pentingnya pembaruan kurikulum secara berkelanjutan. “Revitalisasi kurikulum ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat keterampilan praktis, inovasi, serta kemampuan adaptasi mahasiswa agar mampu bersaing di industri global,” ujarnya.
Dalam workshop ini, peserta juga membahas tren dan tantangan terbaru di sektor perunggasan, seperti pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan peternakan berkelanjutan, hingga sertifikasi dan standar mutu internasional. Semua masukan tersebut menjadi bahan penting untuk memperkaya materi ajar dan memperkuat pendekatan pembelajaran berbasis praktik.
Dengan revitalisasi kurikulum ini, Program Studi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas UMM menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata dan berkontribusi aktif dalam kemajuan industri perunggasan di Indonesia.
